BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Thursday, January 1, 2015

Mengingat Mati

Renungan pagi jum'at Mubarak...

MahaBenar Allah: 
 
وما تدري نفس ماذا تكسب غدا وما تدري نفس بأي أرض تموت
...
"Tdk ada seorang pun yg tahu, apa yg dia lakukn besok, tdk ada seorang pun yg tahu, di negeri mana dia mati (QS Luqman: 34) 
 
Mati adalah kepastian
Kita tak tahu kapan dan dimana dia datang..
Hanya ada 1 pilihan, sertakan iman Islam slalu dlm sluruh sisi kehidupan.
 
Cara terbaik mati membawa iman dan Islam, adalah hidup membawa iman dan Islam.... 
 
Kita sering mengangankan mati di jalan Allah, tapi lupa melalui hidup di jalan Allah. Hiduplah di jalan Allah, kau akan mati di jalanNya. 
 
Umumnya kita enggan berbicara ttg kematian. Padahal sering mengingat kematian, kan mengingatkan kita dengan hakikat kehidupan... 
 
Mengingat kematian tidak memperpendek usia, sebagaimana melupakan kematian tidak memperpanjang usia. Tapi keduanya dapat mempengaruhi dalam keadaan bagaimana kita mati...

Manusia ada yg mengingkari Allah. Tapi kematian, siapakah yg berani mengingkari? Alquran sebut kematian dg istilah "yaqin" (QS AlHijr: 99) 
 
Jk kita tahu, besok jadwal kematian kita, apa kira2 sikap kita? Seperti itulah semestinya sikap yg slalu menyertai hidup kita... 
 
Sabda Nabi saw:
 
اكثروا ذكر هاذم اللذات
 
"Hendaklah kalian banyak mengingat penghancur segala kenikmatan (kematian)." (HR Tirmizi, dll) 
Ingat kematian bkn utk halangi kita kejar prestasi dunia, tapi justru memotivasi prestasi agar serasi dengan ajaran ilahi, bermanfaat di dunia dan setelah mati..
 
Sebab, betapapun prestasi yg diraih, dia hanya sementara. Dan apalah makna prestasi dunia, sehebat apapun, kalau setelah kematian kita justru.
 sengsara???
 
يا من بدنياه اشتغل
قد غره طول الأمل
أولم يزل في غفلة 
حتى دنى منه الأجل
 
Duhai yg sibuk dengan dunianya
Dia terpedaya oleh panjang angan2nya
Masihkah dia dlm kelalaiannya?
Hingga ajal mendekatinya...

Semoga kita selalu istiqomah di jalanNya...
Aamiin ya Robb...
--

0 comments: